Minggu, 01 Oktober 2023

Gambar Tiga Serangkai Pendiri Indische Partij

Indische Partij adalah sebuah partai politik yang didirikan pada tahun 1912 di Hindia Belanda. Partai ini didirikan oleh tiga tokoh penting yang dikenal sebagai Tiga Serangkai, yaitu Ernest Douwes Dekker, Tjipto Mangoenkoesoemo, dan Soewardi Soerjaningrat.

Gambar Tiga Serangkai seringkali digunakan sebagai simbol dari gerakan nasionalisme di Indonesia pada masa kolonial. Gambar ini menggambarkan ketiga tokoh tersebut dalam posisi berdiri dengan tangan kanan di atas kepala dan tangan kiri di depan dada. Sikap ini mengandung makna penghormatan dan tekad untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Ernest Douwes Dekker dikenal sebagai pendiri Indische Partij yang pertama. Ia adalah seorang aktivis yang gigih dalam memperjuangkan hak-hak kaum pribumi di Hindia Belanda. Ernest Douwes Dekker juga dikenal sebagai penerbit majalah Jong Sumatra yang menjadi sarana bagi kaum intelektual untuk menyampaikan gagasan dan aspirasi mereka.

Tjipto Mangoenkoesoemo adalah tokoh yang sangat aktif dalam pergerakan nasionalisme di Hindia Belanda. Ia merupakan salah satu pendiri Sarekat Islam, organisasi buruh pertama di Indonesia yang kemudian menjadi organisasi terbesar di Asia Tenggara pada masa itu. Tjipto Mangoenkoesoemo juga merupakan salah satu tokoh yang terlibat dalam perjuangan untuk menghapuskan sistem tanam paksa di Hindia Belanda.

Soewardi Soerjaningrat, atau yang lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara, adalah tokoh pendidikan yang sangat berpengaruh di Indonesia. Ia adalah pendiri Taman Siswa, sekolah swasta pertama di Indonesia yang menyediakan pendidikan bagi anak-anak kaum pribumi. Ki Hadjar Dewantara juga merupakan pendiri majalah Pandji Poestaka yang menjadi sarana bagi para penulis Indonesia untuk menyampaikan karya-karya mereka.

Gambar Tiga Serangkai seringkali digunakan sebagai lambang perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia. Ketiga tokoh tersebut dikenal sebagai pejuang yang gigih dan memiliki semangat perjuangan yang tinggi. Gambar ini juga mengandung makna bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia merupakan hasil dari kerja sama dan solidaritas antara berbagai kelompok dan tokoh nasionalis.

Di masa kini, gambar Tiga Serangkai masih digunakan sebagai lambang dari semangat perjuangan dan kebanggaan nasional. Gambar ini mengingatkan kita akan perjuangan para pejuang kemerdekaan yang telah berjuang untuk meraih kemerdekaan Indonesia. Gambar Tiga Serangkai juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperjuangkan keadilan, kesetaraan, dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.